Thursday, December 31, 2015

2015

Tahun 2015, adalah tahun yang banyak mempunyai cerita bagi kehidupanku. Di tahun ini, aku lulus SMA;  diawal bulan mei tepatnya tanggal 9, aku lulus SNMPTN dan masuk perguruan tinggi yang aku inginkan, program studi ilmu hukum, aku ingat pada hari itu jantungku berdebar kencang karena membuka website snmptn.ac.id untuk melihat hasil pengumumannya melalui handphone didampingi oleh bundaku, tidak tahu kenapa tiba-tiba koneksiku melambat dan ini membuatku penasaran dengan hasilnya, aku mendapati pesan dari temanku, dia memberitahuku bahwa ia tidak lulus SNMPTN dan hal ini semakin membuatku penasaran, dan karena aku gelisah juga cemas maka aku pun berdo'a dalam hati "Tuhan, jika memang disini jalanku untuk sukses kedepannya, maka lancarkanlah. Dan jika ini bukan jalanku, maka kuatkanlah aku dan berikanlah aku petunjuk. Aku yakin, Engkau pasti memberikan yang terbaik untukku.". Setelah berdo'a, kemudian aku melihat layar handphoneku kembali dan pada hari itu aku ingat sekali, aku menjerit dengan kencang dan bundaku bertanya, "Apakah lulus?", aku menjawab, "Alhamdulillah, lulus bun", dan hari itu aku melihat bundaku menangis bahagia, aku pun tidak menyadari air mataku juga jatuh karena melihat bundaku menangis, dan kemudian bundaku mengabari ayahku bahwa aku lulus SNMPTN; di bulan juni aku menginjak umur 17tahun dan aku resmi menjadi mahasiswi, ya, menjadi mahasiswi di perguruan tinggi yang diinginkan menjadi kado paling berkesan di ulang tahunku kali ini; bulan agustus nyaris terjadi kecelakaan, bus yang aku naiki mengalami masalah di dalam mesinnya, busnya mengeluarkan asap tepat pada waktu bus yang aku naiki berada di tengah jembatan, aku langsung teringat film 'Final Destination', ya, di dalam film itu bus berada di tengah jembatan sama seperti yang aku alami, kemudian busnya bergerak mundur dan remnya rusak, air conditioner yang berada diatas penumpang kemudian ber-api dan jatuh menusuk mata seorang penumpang, ahhh fikiranku pada saat itu sangat cemas karena aku belum pernah mengalami itu sebelumnya, kemudian aku berdo'a agat tidak terjadi apa-apa, alhamdulillah Tuhan melindungiku, aku selamat sampai kampus pulang-pergi; pertengahan september tidak terasa aku dan kekasihku telah menjalin hubungan selama 3tahun, semoga bertemu lagi tahun depan ya; dan bulan desember adalah bulan yang membuatku setengah terpuruk, dibulan ini aku mengetahui mana orang yang benar peduli terhadapku disaat aku jatuh dan mana orang yang biasa baik kepadaku ternyata tidak peduli terhadapku, dan akhir bulan desember keadaanku mulai membaik walaupun tidak begitu baik tetapi alhamdulillah.

Terima Kasih Tuhan telah mempertemukanku ditahun 2015 ini, hal yang baik ditahun ini terima kasih, aku akan mengingatnya, dan yang buruk aku akan menyimpannya sebagai pengajaran agar aku tidak jatuh di tempat yang sama dan ini akan membuatku menjadi orang lebih baik kedepannya. Aamiin

No comments:

Post a Comment